Sharing Knowledge Mr Wevils
Halaman ini sebagai sarana Sharing Knowledge Mr Wevils dibidang Open Source & Free Software terkhusus bahasan-bahasan mengenai GNU/Linux.
Knowledge jika disimpan sendiri ngak akan menambah wawasan yang kita miliki. Semoga tulisan-tulisan dibawah ini memberi faedah buat yang membacanya terkhusus pribadi Mr Wevils yang
sering lupa akan sesuatu hal.
update terakhir: Senin, 13 Februari 2012
Butuh Layanan GNU/Linux?
Mr Wevils menyediakan Layanan Support GNU/Linux untuk Anda!
GNU/Linux Server Support- Linux Server Setup Package
- Linux Server Maintenance
Kelas Privat GNU/Linux- Kelas Privat Linux Desktop
- Kelas Privat Linux Server
Distributor CD Distro GNU/LinuxTersedia distro-distro dibawah ini.
- Ubuntu - Slackware - Mandriva
- CentOS - Open SuSE - PCLinux
- Fedora
Pilih Distro Sesuai Selera
Distro akronim dari Distribusi GNU/Linux adalah gabungan sistem operasi GNU/Linux beserta paket aplikasi lengkap yang dapat digunakan langsung.
Add new harddisk di Ubuntu
Selasa, 16 Maret 2010 | 11.36 wib
Beli harddisk baru buat menyimpan data kadang diperlukan, sama seperti hari ini dapat harddisk baru buat backup data server, yah antisipasi buat jaga-jaga saja. Ngak sulit2 banget seh semoga tutorial dibawah ini bisa membantu rekan-rekan yang munkin dapat kasus yang sama.
Pastikan harddisk telah terpasang dan dikenali dengan baik di BIOS komputer. Abis itu ya restart masuk ke ubuntunya.
1. Cek Harddisk yang terpasang
# lshw -C disk
Yang diperlukan disini adalah logical name harddisk yang baru. Saya mendapatkan harddisk kedua yang baru dipasang ada diposisi /dev/sdb
2. Cek Partisi Harddisk
# fdisk -l
Perhatikan blok partisi /dev/sdb, jika harddisk baru harusnya ngak ada partisi.
3. Buat Partisi dengan fdisk
Biasa membuat partisi dengan fdisk /dev/sdb jika kesulitan dengan fdisk bisa gunakan gparted.
Saya hanya membuat satu partisi di harddisk /dev/sdb
# fdisk /dev/sdb
4. Format Partisi
Setelah membuat partisi selanjutnya memberi file system kepada partisi.
# mkfs -t ext3 /dev/sdb1
5. Buat mount point
Gunakan partisi /media
# mkdir /media/disk160
6. Mount partisi
Berikutnya mengaitkan partisi yang baru diformat untuk mengisi data. Mount disini dilakukan secara manual karena hanya saya butuhkan saat backup saja. Jika selesai backup harddisk dicabut terus disimpan ditempat yang steril.
# mount /dev/sdb1 /media/disk160
Jika ingin harddisk fix dikomputer ubuntu lanjutkan dilangkah berikut ini.
7. Deklarasi fstab
tambahkan baris dibawah ini didalam file fstab.
/dev/sdb1 /media/disk160 ext3 defaults 0 2
Kalo partisinya menggunakan file sistem vfat gunakan contoh dibawah ini.
/dev/sdb1 /media/ disk160 vfat defaults 0 2
8. Atur permission
# chgrp plugdev /media/disk160
# chmod 777 /media/disk160
# chmod +t /media/disk160
9. Restart
Selamat menikmati jika tidak ada error..
Komentar Tulisan Diatas!
Belum ada komentar!
ARSIP TULISAN PRIBADI Mr Wevils
didedikasikan untuk gerakan GO GREEN!
klik image untuk kemenu lainnya














